Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Alasan Mengapa Sami Yusuf Membenci Awakening Records

Bismillah...


Sami Yusuf: "Awakening Records telah merilis apa yang mereka klaim sebagai albumku yang ketiga" 

Sebenarnya ini adalah cerita lama yang sudah diketahui banyak orang, yaitu tentang kepergian Sami Yusuf dari perusahaan rekaman yang sempat melambungkan namanya, Awakening Records. Tapi tidak apa-apa saya bahas saja, supaya yang lain bisa tahu lebih jelas tentang masalah ini, betul gak? Tanpa berniat memojokkan dan menggunjing pihak lain.



Masalah ini adalah masalah antara Awakening Records dengan Sami Yusuf. Perlu diketahui, Awakening Records adalah sebuah perusahaan rekaman, sekaligus merupakan bagian dari perusahaan besar Awakening yang mempublikasikan buku-buku Islam, ceramah dan kajian Islam.

Tidak masalah sebenarnya bagi kita untuk mendukung dan membeli produk-produk mereka yang banyak bermanfaat bagi ummat tersebut. Masalah lain kalau Sami Yusuf menyerukan untuk memboikot CD-nya yang dirilis oleh mereka tanpa izin Sami Yusuf.

Jika teman-teman mengunjungi SamiYusuf.com, teman-teman akan melihat halaman promo tentang album barunya (sampai sekarang masih ada tuh). Selain itu, disana terpampang sebuah banner Maher Zain, padahal situs itu resmi diperuntukkan bagi Sami. Ternyata, itu bukan lagi situs resmi Sami Yusuf. Karena untuk sementara ini, situs tersebut masih dalam perseteruan dengan Awakening Records. Sami sendiri menginginkan agar situs itu dihapus saja. Situs resminya sudah beralih ke samiyusufofficial.com, disana Sami mempost ini (diterjemahkan oleh saya, maaf kalau buruk hehehe):


Assalamu alaikum,

Pagi ini saya terbangunkan oleh kenyataan bahwa Awakening Records telah merilis apa yang mereka klaim sebagai album saya yang ketiga, dan itu mereka tawarkan untuk dijual di situs web mereka. Saya sadar bahwa ini akan menjadi kabar bagus bagi banyak orang, tapi pendukung setia saya perlu tahu bahwa perilisan album ini TIDAK berlangsung dengan restu saya ATAU persetujuan saya!

Lagu-lagu yang mereka pilih untuk dirilis adalah 'sesuatu yang masih dalam proses' dan hampir seluruhnya didasarkan pada demo mp3 curian yang jauh dari kesempurnaan dan tentu tidak sesuai dengan standar yang tinggi, lirik, musik dan teknis yang sebelumnya telah saya usahakan dengan keras. Konsekuensinya, bagi saya mendengar rekaman yang tidak sempurna ini hanyalah mewakili sedikit dari gambaran apa yang saya ingin persembahkan untuk para penggemar cerdas saya, dan itu adalah sesuatu kesakitan yang tak terlukiskan. Karena itu saya ingin menjelaskan dengan sejelas-jelasnya bahwa rekaman-rekaman dalam album tersebut yang sekarang ada di pasaran adalah hal yang melawan keinginan saya dan tanpa persetujuan khusus dari saya.

Perlu saya jelaskan, bahwa selama setahun terakhir saya berada dalam sengketa dengan Awakening Records. Yang utama dari keluhan saya adalah mereka sangat kurang transparan dalam berurusan dengan saya. Saya telah berusaha keras untuk menyelesaikan masalah akumulasi tersebut dengan mencoba terus menutup mata terhadap semuanya, tetap menjaga hubungan silaturahmi, dengan memperbaiki komunikasi dan menghormati, tetapi tidak berhasil.

Secara pribadi, saya mampu mengatasi kejengkelan yang telah saya tahan selama setahun terakhir ini. Tapi saya tidak akan mentolerir saudara-saudara saya dan banyak pendukung setia saya yang akan ditipu, dibohongi, dan olok-olok. Boikot semuanya!! Mereka tidak layak mendapat dukungan Anda, di samping itu yang saya tidak bisa tahan adalah memikirkan bagaiman uang yang anda dapat dari kerja keras sebagai bayaran untuk lagu-lagu yang seolah-olah adalah hasil pekerjaan terbaik saya, yang tentu saja tidak! Sama tak tertahankannnya, bahwa itu sangat membuka peluang bagi mereka yang telah menyalahgunakan kepercayaan saya untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan musik saya dalam bentuk yang mereka tahu betul sangat tidak lengkap, dan yang bahkan bisa dibilang bukan milik mereka.

Harap bersabar. Saat ini saya dalam proses penyelesaian album saya yang akan siap hanya dalam beberapa minggu lagi. Dan yang saya akan membuatnya tersedia secepatnya, tetapi hanya setelah mencapai kepuasan total dan harapan saya yang mewakili musik, lirik dan spiritual dan aspirasi bagi kita semua.

Satu hal yang saya akan lakukan, sebagai tanda kasih sayang dan rasa hormat bagi banyak orang dari setiap negara di seluruh dunia yang telah mendukung saya selama tahun-tahun terakhir ini, adalah saya bekerja sepanjang malam mempersiapkan versi Melayu untuk lagu Palestine Forever, dan memberikan  download gratis di website baru saya: samiyusufofficial.com

Segera kunjungi besok dan jagalah Iman!
Semoga Tuhan memberkati Anda SEMUA

Sami



*********

Sangat disayangkan sekali ada masalah antara kedua belah pihak. ... hmmm.. ngomong-ngomong judul album yang diperseterukan itu adalah Without You..

Mudah-mudahan masalahnya sudah jelas ya...