Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Ketika Cintamu Kubalas Syurga...

Bismillah...


Ketika ku mendapatkan hujanan rasa cintamu. Maafkan aku akan keacuhanku yang ku beri. Ketika kau melimpahkanku dengan rasa sayang. Ku meminta maaf atas sikapku yang tak peduli. Ketika kau membanjiriku dengan ribuan perhatian. Maafkan aku atas diamku tak mengacuhkanmu.

Bukan, bukan ku membencimu degan berpaling darimu. Bukan pula ku tak suka dengan menjauh darimu. Tahukah betapa hati inipun bahagia dengan limpahan rasa darimu. Betapa diri ini pun begitu suka dengan semua perhatian itu.


Aku tahu cinta tak pernah salah. Maka rasamu pun wajar apa adanya. Karena itu adalah fitrah, rasa itu adalah Rahmat.

Bukan ku tak percaya kata-katamu ketika ku menuntut pembuktian darimu. Bahkan aku sangat percaya maka ku berharap kau segera membuktikanya. Agar tak ada laku yg salah arah. Agar tak ada rasa yg terbuang percuma. Ku percaya cintamu suci maka ku ingin ia tetap terjaga dalam kerangka suci. Ku tahu sayangmu tulus, maka ku ingin ia tetap utuh dalam kebeningan syari'at.

Maka, maafkan aku jika cintamu saat ini tak terbalas. Maafkan aku jika ungkapan sayang darimu hanya ku jawab dengan diam. Maafkan aku jika perhatianmu hanya ku tanggapi dgn ke acuhan.

Karena aku tak seperti mereka yang begitu mudah mengumbar rasa pada yang tak tentu halal untuknya. Dan aku tak ingin menghina cinta sucimu dgn hujanan kalimat mesra yg membuatmu tak tenang.

Ketika rasa mu tak ku balas cinta. Ketahuilah, saat itu ku ingin membalas cintamu dgn syurgaNya. Agar kau dan aku terikat dalam ikatan terindah. Agar cintamu dan cintaku terjaga dalam pengawasan syari'at. Ketika cintamu ku balas syurgaNya. Maka kau akan mendapakan indahnya cinta karenaNya..

Nurani

Comments