Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Ketika Cintamu Kubalas Syurga...

Bismillah...


Ketika ku mendapatkan hujanan rasa cintamu. Maafkan aku akan keacuhanku yang ku beri. Ketika kau melimpahkanku dengan rasa sayang. Ku meminta maaf atas sikapku yang tak peduli. Ketika kau membanjiriku dengan ribuan perhatian. Maafkan aku atas diamku tak mengacuhkanmu.

Bukan, bukan ku membencimu degan berpaling darimu. Bukan pula ku tak suka dengan menjauh darimu. Tahukah betapa hati inipun bahagia dengan limpahan rasa darimu. Betapa diri ini pun begitu suka dengan semua perhatian itu.


Aku tahu cinta tak pernah salah. Maka rasamu pun wajar apa adanya. Karena itu adalah fitrah, rasa itu adalah Rahmat.

Bukan ku tak percaya kata-katamu ketika ku menuntut pembuktian darimu. Bahkan aku sangat percaya maka ku berharap kau segera membuktikanya. Agar tak ada laku yg salah arah. Agar tak ada rasa yg terbuang percuma. Ku percaya cintamu suci maka ku ingin ia tetap terjaga dalam kerangka suci. Ku tahu sayangmu tulus, maka ku ingin ia tetap utuh dalam kebeningan syari'at.

Maka, maafkan aku jika cintamu saat ini tak terbalas. Maafkan aku jika ungkapan sayang darimu hanya ku jawab dengan diam. Maafkan aku jika perhatianmu hanya ku tanggapi dgn ke acuhan.

Karena aku tak seperti mereka yang begitu mudah mengumbar rasa pada yang tak tentu halal untuknya. Dan aku tak ingin menghina cinta sucimu dgn hujanan kalimat mesra yg membuatmu tak tenang.

Ketika rasa mu tak ku balas cinta. Ketahuilah, saat itu ku ingin membalas cintamu dgn syurgaNya. Agar kau dan aku terikat dalam ikatan terindah. Agar cintamu dan cintaku terjaga dalam pengawasan syari'at. Ketika cintamu ku balas syurgaNya. Maka kau akan mendapakan indahnya cinta karenaNya..

Nurani

Comments

BACA JUGA