Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Cara Menghasilkan Foto Bokeh

Bismillah...

bokeh3 600x360 Apa Sih Bokeh Itu?

Kita pasti pernah mendengar istilah bokeh, sebenarnya apa sih bokeh itu?

Meskipun prinsip kerjanya berdasarkan cara kerja indera mata, namun tentu saja kamera memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan mata kita. Salah satu kekurangan tersebut adalah terletak pada Depth of Field (DOF). Mata kita memiliki DOF yang hampir tak terbatas, sementara lensa kamera DOF-nya terbatas. Bidang fokus lensa kamera tidak seluas bidang fokus mata. Akan tetapi, justru dengan memanfaatkan kekurangan ini, para fotografer dapat menghasilkan foto dengan efek bokeh yang menawan.

Bokeh diambil dari bahasa Jepang boke (ボケ, yang artinya “menjadi kabur”. Pemakaian istilah ini dalam dunia fotografi merujuk pada efek kabur yang dihasilkan. Bokeh memanfaatkan sisi terbatasnya lensa kamera dalam hal DOF. Foto bokeh menonjolkan suatu obyek tertentu dengan focus yang tajam, dengan latar sekitarnya yang kabur. Untuk lebih jelasnya, anda dapat melihat gambar perbandingan di bawah ini.

File:Faux-bokeh-comparison.jpg
(Foto bokeh dan tidak bokeh. source: wikipedia.com)

Kita bisa melihat pada gambar nomor 1, semuanya terlihat fokus, alias tidak ada efek bokeh yang dihasilkan. Sedangkan pada gambar nomor 2 dan 3, yang ditonjolkan adalah si pria berjas hitam, sementara latar sekitarnya tampak blur. Inilah yang dinamakan blur atau bokeh.

Lalu, bagaimana cara mengahasilkan foto bokeh?

  • Gunakan mode Aperture Priority  atau mode Manual (M) agar dapat memilih aperture yang diinginkan.

  • Pilih setting-an aperture yang terbesar dari lensa (angka f/x terkecil, semakin kecil angka f/x maka aperture semakin besar).

  • Jangan lupa perhitungkan jarak. Jarak antara obyek dengan latarbelakang sangat berpengaruh pada efek bokeh yang dihasilkan. Semakin jauh jarak latarbelakang dari obyek fokus, semakin kabur latar yang dihasilkan.

  • Pilih focal length lengsa yang paling panjang. Dengan focal length terpanjang akan memisahkan objek foto dengan background nya. Contoh: saat Anda menggunakan lensa zoom 55-250mm, pilih focal length 250mm untuk mendapatkan bokeh yang lebih bagus.

  • Untuk obyek yang berdiri sendiri, tidak masalah menggunakan mode Auto pada lensa fokus. Namun jika obyek banyak, dan anda ingin memfokuskan bidikan pada salah satunya, sangat disarankan menggunakan mode Manual.

  • Gunakan lensa prime (prime lens atau fixed lens). Lensa prime merupakan lensa dengan focal length tunggal alias lensa tanpa zoom yang dapat menghasilkan foto yang lebih tajam dan kualitas optik nya lebih bagus dari lensa zoom. Lensa prime biasanya mempunyai aperture yang lebih besar sehingga bagus digunakan untuk menghasilkan foto bokeh (misal: lensa 50mm f/1.8).
Contoh foto bokeh lainnya.

File:Josefina with Bokeh.jpg
wikipedia.com
Black Bokeh Picture
designzzz.com
Golden Bokeh for Dinner
designzzz.com

Sumber: uniqpost.com dan berbagai sumber, dengan pengubahan.

Comments

BACA JUGA