Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Khilafah dan Syariah: Not Action Talk Only!

Bismillah...

Sering banget ketika kita mempromosikan Khilafah dan Syariah lantas ada beberapa orang sirik dan panas kupingnya lalu bilang “Mas, jangan NATO dong, Not Action Talk Only”katanya “Ngomong doang, apa aksi nyatanya?!”

Maka ada beberapa yang harus diluruskan:

1. Seinget saya, dulu guru Bahasa Indonesia ngajarin kalo “Ngomong” itu adalah aktivitas, termasuk kata kerja kayaknya deh, jadi talks = action, bahasa arabnya FI’IL (baru belajar kemaren) heheh…


2. Namanya dakwah itu ya ngomong, asal katanya aja da’a-yad’uu-dakwatan artinya menyeru, berarti ya ngomong, bukan gebukin orang hehehe…

3. Dalam beberapa hal, kita memang cuma bisa ngomong, karena Rasul pun mencontohkan begitu. Misal, ketika Rasul menjelaskan surga dan neraka, apa Rasul bawa mereka tour atau studi banding ke surga dan neraka? ya nggak lah.. Rasul Muhammad saw cuma ngomong kan.. apa itu berarti Rasul cuma NATO? ya nggak lah..

4. Dalam banyak hal, kadang2 kita cuma bisa membatasi aktivitas pada ngomong, jadi nggak boleh aktivitas. Misal: menasehati orang judi nggak boleh kita aktivitas ikut judi. Menasehati orang supaya jadi Islam berarti jangan ikut2an aktivitas murtadnya. Menasehati orang ikut2an sistem demokrasi juga gak boleh sampe ikut2an maksiat demokrasi, betul atau bener? Jadi kalo nggak ikut sistem kufur dibilang NATO, mendingan gitu aja deh.. daripada ikutan maksiat. najis.

5. Terakhir saya cuma mau kasitau bahwa pendakwah memang banyak ngomongnya. Kalo dikit ngomongnya banyak gerak, itu orang2 pacaran (wkwkwk… poin terakhir diabaikan aja, bukan dalil, guyonan only)

hehehee… damai selalu all :)

@felixsiauw

Comments

BACA JUGA