Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Sebuah Replika Afganistan dan Iraq di California | Training Center for US Army

Bismillah...

Tahukah anda, Afghanistan dapat ditemukan di 120 km sebelah timur laut dari Los Angeles, California. Bila dilihat sekilas desa tempat pelatihan militer AS ini memang mirip, seakan-akan kota ini seperti salinan dari Negara yang masuk dalam kategori red area tersebut. Bagaimana dengan latihan kita?

Di Gurun Mojave, Pusat Pelatihan Nasional Angkatan Darat AS di Fort Irwin merupakan tempat beberapa kampung tiruan yang dibangun untuk menciptakan lingkungan pelatihan yang realistis bagi satuan tentara karena akan dikerahkan di luar negeri. Proyek ini menggunakan dua desa terbesar yang ada di tempat itu untuk mempresentasikan beberapa kota yang ada di Irak dan Afghanistan dengan nama-nama seperti Medina Wasl, Ertebat Shar, Razish , dan Medina Jabal.

Satuan ini menjalani beberapa skenario pelatihan, menghadapkan mereka ke versi realistis tentang "worst day ever". Mereka dikelilingi oleh aktor militer dan sipil yang menggambarkan penduduk setempat Afghanistan, polisi, dan kelompok perlawanan. Simulasi termasuk ledakan ranjau/ IED (Improvised Explosive Device), serangan roket, bom bunuh diri, serta praktek pengendalian massa, interaksi dengan penduduk setempat, dan memberikan bantuan. Peperangan "bohongan" ini meliputi adegan cedera mengerikan yang realistis dengan menggunakan pemeran yang diamputasi dalam kehidupan nyata, menggambarkan korban yang telah mengalami kehilangan anggota tubuh karena ledakan, lengkap dengan kaki palsu yang mengalami pendarahan dan darah palsu. Semoga tipu daya mereka digagalkan oleh Allah.

Foto-foto dibawah ini menggambarkan keadaan desa selama beberapa adegan latihan-latihan yang berbeda berbeda selama beberapa tahun terakhir. [33 foto]

Seorang operator  komputer sedang memantau layar yang menampilkan gambar interior dan eksterior langsung dari desa tiruan yang ada didepannya selama latihan di Pusat Pelatihan Nasional di Fort Irwin, California, pada tanggal 20 Februari 2013. 


2. Pusat "Medina Wasl," sebuah desa Irak tiruan digunakan untuk melatih pasukan dalam peperangan di pusat pelatihan nasional  kota Fort Irwin di California. 

3. Tentara AS dari Fort Irwin mengambil bagian sebagai penduduk tiruan desa simulasi Afghanistan pada National Training Center, tanggal 20 Agustus 2011. Para pasukan bertindak sebagai tentara PKL sementara tentara dari 1-14 Kavaleri, 3-2 Brigade Stryker Combat Team, Fort Lewis, Washington, melakukan pasokan medis drop-off dan perekrutan polisi Afghanistan sebagai pelatihan dan persiapan sebelum penyebaran 
4. Hotel Medina Wasl

5. Replikasi granat berpeluncur roket menggantung dari zipline sebelum Tentara memasuki jalur pelatihan

6. Simulasii peledakan ranjau (IED) meledak saat latihan massal Medina Wasl

7. Seorang pemeran berusaha untuk meyakinkan Tentara dari unit pelatihan untuk membantu korban sipil dari peledakan ranjau disimulasikan selama pelatihan.

8. Tentara AS memberikan pertolongan pertama pada korban simulasi ledakan ranjau.
9. Akting para tentara yang menolong korban (gak mungkin hehe)

10. Kendaraan tempur Bradley melalui desa.

11. Tampilan dari atas desa Ertebat Shar/Medina Wasl menggunakan Google map.

12. Warga sipil marah sambil meninggalkan desa karena kebutuhan medis mereka tak terpenuhi.

13. Akses jalan desa Madina Wasl

14. Sebuah Masjid di desa Medina Wasl
 
15. Seorang tentara mengambil posisi siaga, sunset di Fort Irwin.
 
16. Pemandangan Medina Jabal dari atas, Google maps.

17. Tentara AS Corps of Engineers, Los Angeles, mengirim tim yang berjumlah lima orang insinyur  profesional Fort Irwin untuk menilai kerusakan setelah badai banjir menghantam pada 26 Agustus 2013, Desa tiruan dari Medina Jabal mengalami kerusakan banjir yang luas. Allahuakbar!
18. Hujan banjir menghanyutkan struktur desa pelatihan Medina Jabal di Pusat Pelatihan Nasional, pada September 2013. Interior desa tiruan di banjiri lumpur sampai 4 meter.

19. Casting dalam peran penduduk lokal dan tentara Amerika bertemu untuk menyepakati strategi yang akan digunakan selama pertempuran hari berikutnya di sebuah desa pelatihan di Fort Irwin.

20. Tentara mengevakuasi korban peledakan ranjau.

21. US Army Sgt. 1st Class Amando Ortiz patroli di kota Razish, selama skenario di Pusat Pelatihan Nasional Fort Irwin, pada tanggal 20 Maret 2012. 

22. Sersan US Army Donald Urqhart, ikut berpartisipasi selama latihan. Bersembunyi di balik batu besar sambil mengamati desa.

23. Tentara sedang bergerilya, berpinda-pindah sambil mengamati.

24.  Warga Razish, pemeran bereaksi terhadap ledakan di dekatnya selama latihan di Fort Irwin, California,

25. Tentara Kanada dalam peran serangan militan terhadap tentara Amerika selama latihan di Fort Irwin.

26.  Seorang pemberontak, digambarkan oleh seorang tentara Angkatan Darat Kanada, bertujuan mengambil posisi musuh.

27. Senior Sersan Amanda Morgan dan Michael Thompson mengevaluasi cedera temannya dan mempersiapkan diri untuk evakuasi mereka selama latihan di Fort Irwin.

28. Reaksi tentara banci AS terhadap ledakan ranjau.

29. Seorang prajurit dari Pasukan Khusus Batalyon ke-4, Brigade ke-4, Divisi Lapis Baja 1, menangani warga sipil selama latihan.

30. Sersan Michael Martinez, kiri, dan Spesialis Steven Septien posisi pramuka selama latihan untuk pemberontak role-playing

31. Seorang polisi Irak melindungi warga dari pemberontak selama latihan di Madinah Wasl.

32. Tentara AS mengevakuasi temannya yang terluka

Kopral Mike Palmer menjamin keamanan warga setempat selama latihan militer di Madinah Wasl di Pusat Pelatihan Nasional di Fort Irwin, California.


SAYANG, TIDAK ADA YANG BISA MENJAMIN KESELAMATAN MEREKA MESKIPUN SUDAH BERUSAHA SEKUAT TENAGA UNTUK BELAJAR MELINDUNGI DIRI. Ketahuilah!


“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Alloh, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Alloh mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Alloh niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)”. (QS. Al Anfaal : 60)

Translated by Faqih Jauzy from The Atlantic dot Com

Comments

BACA JUGA