Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Menurutku, Kebijaksanaan Itu Berada di Bangku TK

Bismillah...

Berawal dari permintaan salah seorang sepupu saya untuk menerjemahkan sebuah kutipan inspiratif berbahasa inggris, dari situlah saya menemukan filosofi menarik yang saya jadikan sebagai judul diatas. Setelah saya telusuri di google, ternyata kutipan tersebut berasal dari sampul buku yang berjudul “All I really need to know I learned in Kindergaten” karangan Robert Fulghum yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia oleh Helen Gunawan (sebelumnya ngga tau kalo ada terjemahannya, jadi nggak perlu repot nerjemahin hehe). Robert Fulghum lebih ingin dikenal sebagai filusuf.  Berikut pesan dari Robert yang membuat saya tersepona dan saya rasa banyak manfaatnya buat kawan-kawan:


"Semua yang perlu ku ketahui tentang bagaimana hidup, apa yang harus dilakukan dan harus apa aja aku nanti telah aku pelajari di taman kanak-kanak dulu. Kebijaksanaan tidaklah berada di puncak perguruan tinggi, tetapi berada di gundukan pasir taman kanak-kanak. Ini adalah hal-hal yang telah ku pelajari:

Berbagi segalanya.
Bermain dengan adil.
Jangan sakiti orang .
Meletakkan segala sesuatu kembali ke tempat di mana kamu menemukan mereka.
Membersihkan kekacauan sendiri .
Jangan mengambil barang yang bukan milikmu.
Katakan bahwa anda menyesal ketika kamu menyakiti seseorang.
Cuci tangan Anda sebelum Anda makan.
Menyiram.
Kue-kue hangat dan susu dingin adalah baik untukmu .
Jalani kehidupan yang seimbang - belajar, berpikir, menggambar, melukis, menyanyi, menari, bermain dan bekerja setiap hari dengan cukup.
Tidur siang setiap hari .
Ketika Anda pergi keluar ke dunia, hati-hati ketika menyeberang, berpegangan tanganlah dan tetap bersatu.
Sadarilah akan keajaiban. Ingat benih kecil di cangkir styrofoam: Akar turun dan tanaman naik dan tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana atau mengapa, tetapi kita semua seperti itu.
Ikan mas dan hamster dan tikus putih dan bahkan benih kecil di cangkir styrofoam - mereka semua mati. Dan itu berlaku pada kita.
Dan kemudian ingat buku Dick-dan-Jan, kata pertama yang kamu pelajari - yang terbesar diantara kata lainnya - adalah LOOK (perhatikan).





******

Segala sesuatu yang perlu anda ketahui berada di suatu tempat disana. Peraturan-peraturan berharga, rasa cinta, kebersihan dasar, ekologi, politik, kesetaraan dan arti kebijaksanaan hidup ada disana.

Coba sobat ambil bagian mana saja dari item-item diatas, dan perkirakan ke dalam istilah orang dewasa saat ini, kemudian terapkan ke dalam kehidupan keluarga Anda, atau pekerjaan Anda, atau pemerintahan, atau dunia anda, dan itu terkendali dengan benar, jelas dan tegas. Pikirkan betapa indah dunia yang akan terwujud jika semua -seluruh dunia- memiliki kue dan susu sekitar pukul tiga setiap sore dan kemudian berbaring dengan selimut untuk tidur siang. Atau jika seluruh pemerintah memiliki kebijakan dasar untuk selalu menempatkan sesuatu kembali di mana mereka menemukannya, dan untuk membersihkan kekacauan mereka sendiri.

Comments

BACA JUGA