Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Tips Mendidik Anak Menjadi Pemimpin Hari Esok

Bismillah...


Minggu lalu begitu menyibukkan namun tetap menyenangkan karena saya melihat ke depan pada peluang yang ada yang akan membawa perubahan pada tahun depan. Sering kali saya heran dengan tantangan besar yang kita hadapi dalam membesarkan generasi anak-anak  yang akan bertanggungjawab dan hidup dalam kehidupan yang dibimbing oleh seperangkat nilai-nilai Islam yang intrinsik, identitas yang kuat dan kemampuan sejati untuk berkilau sebagai para pemimpin. Dalam mempelajari apa yang harus kita pelajari kemudian bertindak sebagai ortu, pengawal, pemimpin, saya ingin membagi tip-tip berikut dari peringatan Mufti Ismail Menk tentang bagaimana mendidik generasi berikut menjadi pemimpin meskipun tantangan dunia kian bertambah dengan kemajuan teknologi.


Kita memerlukan pemimpin masa depan untuk menghadapi tantangan yang akan lebih besar dari tantangan yang kita hadapi saat ini. Harus diakui mencari dan menemukan sosok pemimpin yang baik memang bukan perkara mudah. Membentuk jiwa pemimpin yang jujur dan amanah harus dibangun sejak kecil. Tidak bisa tidak, hal itu harus dilakukan oleh orang-tua sebagai orang terdekat bagi anak.

Mendidik anak kita menjadi pemimpin untuk masa depan merupakan tugas kita, sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran mengenai sebuah do'a yang mesti kita panjatkan: "Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. [QS. Al-Furqan :  74]
Saya ingin berbagi tips-tips berikut yang dipoin kan dari tausyiah Mufti Ismail Menk tentang bagaimana untuk meningkatkan potensi generasi penerus sebagai pemimpin, meskipun tantangan zaman terus berkembang di dunia yang maju dengan teknologi.

'

1. Pujilah Anak Anda

2. Jangan Membuat Mereka Merasa Tidak Berguna

3. Berbicara Dengan Sopan

4. Biarkan Mereka Menjadi Berbuat Sesuai Umur Mereka

5. Bantulah Mereka Mengambil Keputusan

6. Ajak Mereka Bermusyawarah

7. Berikan Mereka Privasi

8. Ajarkan Anak untuk ikut shalat berjamaah.

9. Ajarkan Mereka Untuk Mengajukan Pendapat

10. Jangan Tampilan Kelemahan Anda

11. Doronglah Anak untuk Bertanya

12. Selalu Penuhi Janji Anda

13. Kembangkan Kerjasama Tim

14. Katakan Pada Mereka Bahwa Anda Mencintai Mereka

15. Akui Kesalahan Anda

16. Berikan Mereka Kejutan

17. Latih Mereka Untuk Membaca Al-Quran Setiap Hari

18. Doakan lah Mereka

Demikianlah 18 langkah yang dapat dilakukan untuk mendidik anak menjadi calon pemimpin yang baik. Semoga Allah menjadikan kita di antara mereka yang diberi kemampuan untuk menjadi pemimpin dari para pemimpin yang saleh, Aamiin. 

Comments