Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Daftar Aliran Sesat Di Indonesia [Versi MUI]

Bismillah...

Aliran sesat di Indonesia layaknya jamur di musim hujan, sudah mulai merebak kemana-mana. Aliran-aliran baru juga mulai menyusuri daratan Indonesia yang memang mayoritas muslim terbesar di dunia. Ummat Islam yang masih awam pun dibuat bingung olehnya karena kebanyakan aliran sesat ini mengatas namakan Islam, sehingga bisa dikatakan membedakan mana yang sesat atau tidak seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Untuk itu, saya akan mencoba secara singkat membahas hal aliran mana saja yang telah dikategorikan sesat oleh fatwa MUI.

Sesat/kesesatan yang berarti dhalal (dalam bahasa arab) yaitu setiap bentuk penyimpangan dari jalan yang dituju (benar) dan setiap yang berjalan bukan pada jalan yang benar. Qolallahu ta’ala : ”setiap yang diluar kebenaran itu adalah sesat”.(QS. Yunus:32). Adapun sebab munculnya aliran-aliran sesat di Indonesia:

Download Beta- Bertujuan untuk menghancurkan akidah umat Islam Indonesia karena adanya kekhawatiran bahwa peradaban Islam akan kembali berjaya seperti Dinasti Abassiyah.

- Mencari popularitas bagi para pendiri aliran-aliran sesat ini.

- Terlindungi oleh UU pasal 28E ayat (2) yang berisi : “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pelajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkanyan serta berhak kembali”.

- Frustasi yang dirasakan umat akibat kondisi keterpurukan ekonomi, dll.
Dalam praktik, kesesatan itu tidak dianggap sesat walaupun dilaksanakan ramai-ramai ada pula kelompok yang secara nama islamis, namun justru malah menyesatkan

Nah, langsung saja kita simak siapa saja yang mengajarkan aliran dan akidah tidak benar atau menyimpang dari agama islam yang diajarkan nabi kita Muhammad SAW, simak ulasan dan info lengkapnya dibawah ini.

Daftar Aliran Sesat di Indonesia Terbaru, Lengkap:



Lia Eden

Lembaga Kerasulan.

Al-Qiyadah Islammiyah

Pluralisme Agama, Jaringan Islam Liberal

Abdul Rahman

Komunitas Penimbrung Qur’an Sunnah

Ahmad Sayuti Sang Nabi Baru asal Bandung

Ahmad Mushaddeq - sang rasul

Baha'i

Ahmadiyah

Isa Bugis

Sepilis - Sekularisme Pluralisme Liberalisme

Aliran Masuk Surga ( AMS)

Natalan/Doa Bersama

LDII

Sholat 2 Bahasa

Menembus Gelap

Jamaah An Nadzir

Satrio Piningit Weteng Buwono 

Syafaatus Sholawat

Al-Wahidiyah

Islam-Sejati

Syiah


Mengapa aliran aliran sesat di atasa bisa masuk kedalam fatwa sesat MUI, hal ini dikarenakan MUI tidak sembarangan dalam mengeluarkan fatwa sesat kepada agama agama baru terutama agama sesat yang mengatasnamakan islam, berikut kriteria MUI dalam mengeluarkan fatwanya :


1. Mengingkari salah satu rukun iman dan rukun islam.
2. Meyakini dan mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan dalil syar’i (Al-Qur’an dan As-Sunnah).
3. Meyakini turunnya wahyu sesudah Al-Qur’an.
4. Mengingkari autentisitas dan kebenaran Al-Qur’an.
5. Menafsirkan Al-Quran tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadist Nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7. Menghina, melecehkan, dan merendahkan Nabi dan Rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad saw. sebagai Nabi dan Rasul terakhir.
9. Mengubah, menambah, dan mengurangi poko-pokok ibadah yang telah ditetapkan syai’at.
10. Mengafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i, karena bukan termasuk kelompoknya.

Itulah sedikit penjelasan tentang aliran sesat yang sudah menjamur di Indonesia tercinta ini, semoga bisa menjadi wawasan dan pegangan buat kita agar tidak terjerat kedalamnya. Kita berlindung kepada Allah agar dijauhkan dari segala tipu daya Iblis yang selalu menuntun kita menuju kesesatan. Aamiin.

Comments