Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Kebahagian Kita Ada Pada Kebahagiaan Orang Lain

Bismillah...

Suatu saat sekelompok 500 berkumpul untuk menghadiri sebuah seminar. Ditengah-tengah acara, tiba-tiba sang pembicara berhenti menyampaikan materi, dan memutuskan untuk melakukan kegiatan kelompok. Dia pun memulai dengan membagikan masing-masing satu balon per orang. Setiap orang kemudian diminta untuk menulis nama mereka di atasnya menggunakan spidol. Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain.

Orang-orang kemudian dibiarkan masuk ke dalam ruangan itu dan diminta untuk menemukan balon yang tertulis dengan nama mereka masing-masing dalam jangka waktu 5 menit. Semua orang pun panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, saling mendorong dan terjadilah kekacauan.

Waktu pun habis dan tak seorangpun bisa menemukan balon mereka sendiri. Lalu, pembicara meminta setiap orang untuk secara acak mengumpulkan balon dan memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya. Dalam hitungan beberapa menit semua orang pun mendapatkan balon mereka.

Pembicara kemudian mulai berbicara, "Hal ini terjadi dalam kehidupan kita. Semua orang panik mencari kebahagiaan dimana-mana, mereka tidak tahu dimana tempatnya.

Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain. Berilah mereka kebahagiaan mereka; Anda pasti akan mendapatkan kebahagiaan Anda sendiri.

Diterjemahkan dari sebuah kisah berbahasa inggris dari fanpage #FatihSeferagic

Comments