Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Apa Yang Dimaksud Dengan Istilah 'Klise'?

Bismillah...


Mungkin kita sering mendengar ungkapan yang menggambarkan kekesalan seperti "Klise!" atau "Klise banget" dari orang lain atau dari sebuah tontonan di televisi maupun film. Tapi tahukah kita apa yang dimaksud dengan klise? Kapan kata ini tepat penggunaannya? Ini jawabannya.

Klisé atau klise adalah ekspresi, ide, atau elemen karya seni yang terlalu sering digunakan sehingga makna atau efek aslinya memudar, bahkan sampai terdengar menyebalkan, apalagi ketika elemen tersebut awalnya dianggap bermakna atau baru.

Dalam frasaologi, istilah ini memiliki arti teknis yang mengacu pada ekspresi yang dipengaruhi oleh pemakaian bahasa konvensional. Istilah ini sering digunakan dalam budaya modern untuk menyebut ide yang sudah diperkirakan sebelumnya berdasarkan peristiwa yang terjadi sebelumnya. Klise umumnya bersifat peyoratif dan tidak selalu salah atau keliru. Sebuah klise bisa saja benar atau tidak. Beberapa klise adalah stereotip, namun ada juga yang benar-benar truisme dan fakta. Klise kadang dijadikan bahan lelucon dalam karya fiksi.

Banyak frasa atau kalimat yang awalnya dianggap sebagai suatu terobosan, namun kehilangan pengaruhnya akibat terlalu sering digunakan. Terkait dengan klise, David Mason dan John Frederick Nims pernah mengutip sebuah kalimat dari Salvador Dalí: "Lelaki pertama yang membandingkan pipi seorang gadis dengan setangkai mawar adalah penyair; lelaki pertama yang mengulangi perbandingan tersebut adalah orang bodoh." Saat mengeluarkan pernyataan tersebut, Dalí menyesuaikan kata-kata penyair Perancis Gérard de Nerval: "Lelaki pertama yang membandingkan perempuan dengan setangkai mawar adalah penyair, lelaki kedua adalah orang bodoh."

Klise kadang merupakan wujud nyata keabstrakan yang bergantung pada analogi atau hiperbola efek yang biasanya diambil dari pengalaman sehari-hari. Jika tidak terlalu sering digunakan, klise bisa berhasil, tetapi pemakaian klise dalam tulisan, pidato, atau argumen dianggap sebagai tanda ketidakbecusan atau tidak mampu menghasilkan karya asli.

Nah, itulah yang dimaksud dengan klise. Semoga kita tidak bosan untuk mencari tahu tentang istilah-istilah umum dalam bahasa kita agar kita semakin mengerti.

(Rujukan: Wikipedia)

Comments

BACA JUGA