Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Mentweet #FreePalestine, Zayn Malik Dibombardir Ancaman Mati oleh Israel

Bismillah...


Salah satu bintang One Direction, Zayn Malik dihujani ancaman mati oleh Israel yang marah setelah mentweet pesan #FreePalestine di Twitter.

Pemuda muslim yang berusia 21-tahun ini, yang dibesarkan keluarga Muslim di Bradford, Yorkshire, menshare hashtag #FreePalestine hari sebelumnya kepada 13 juta pengikutnya, yang telah diretweet 140.000 kali. Namun, beberapa saat setelah memposting, Zayn mulai menerima pesan menyuruhnya untuk 'bunuh diri' dan satu bahkan tertulis: 'Biarkan aku membunuhmu'.


Beberapa fans berkomentar akan membuat dia kehilangan penggemarnya di Israel. Seorang menulis: 'U have fans in #Israel. It broke me that one of my idols wand me to die @benwinstone @harry_styles @onedirection [sic].' 'Kamu memiliki penggemar di Israel. Itu membuatku hancur bahwa salah satu idola saya memnginginkanku mati.'




Ibu Zayn Malik ini Trisha lahir di Bradford sebagai keluarga kelas pekerja kulit putih Inggris.
Orangtuanya menjalankan sebuah pub di kota, tetapi hidupnya berubah saat ia bertemu dan menikah dengan seorang keturunan Inggris-Pakistan, Yasser, dan masuk Islam.

Dia mengatakan kepada BBC pada bulan Desember tahun lalu: "Saya selalu mencoba untuk belajar sebanyak yang saya bisa tentang agama dan budaya suami saya.

"Aku memastikan anak-anak pergi ke masjid. Zayn telah membaca Al-Quran tiga kali. '
Trisha juga bekerja sebagai koki halal di dapur sekolah dasar setempat, membuat makanan untuk anak-anak Muslim.

Zayn Malik bukanlah selebriti pertama yang menyeberang ke konflik di Gaza. Penyanyi pop Rihanna baru saja memposting pesan beberapa minggu yang lalu kepada 36.4 million followernya untuk mendukung Palestina. Pesan itu dihapus dalam waktu delapan menit tapi itu sudah retweet ribuan kali.

Tak lama setelah dihapus, ia kemudian mentweet: “Let’s pray for peace and a swift end to the Israeli-Palestinian conflict! Is there any hope?” "Mari kita berdoa bagi perdamaian dan cepat mengakhiri konflik Israel-Palestina! Apakah masih ada harapan? ... '

Malik sebelumnya mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa "“I believe that your religion should be between you and whoever your belief is in. I don’t think you should stick it in people’s faces. I think you should just keep it to yourself and that’s how I’ve always been with it.”

Dari pesan anti-Muslim yang ia terima, Malik menambahkan: "Saya pikir kami telah pindah dari itu dan kita hidup di abad ke-21 dan orang-orang bisa menerima orang-orang dari agama yang berbeda."

Pesan Zayn ini tidak diragukan lagi akan membuat kecewa boss Syco Simon Cowell yang telah menyumbangkan £ 90,000 kepada Friends of the Israel Defense Forces pada penggalangan dana tahun lalu.  Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) didirikan pada tahun 1981 oleh sekelompok korban Holocaust untuk menyediakan pendidikan dan kesejahteraan pria dan wanita yang melayani di Angkatan Pertahanan Israel.  Namun, Cowell juga menghadapi reaksi di Twitter pada saat itu dari para pendukung Palestina.

(diterjemahkan secara bebas oleh Faqih Jauzy dari dailymail.com, dan berbagai sumber)

Comments