Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Jawaban Cerdas Syeikh asal Suriah: Nyawa Orang Afghanistan Bagi Kalian Tidak ada Apa-apanya, Batu Lebih Penting

Bismillah...

Ketika kelompok Taliban menghancurkan patung Budha raksasa di Afghanistan, saya sedang di Paris. Ketika itu seorang wartawan bertanya kepada saya, "Bagaimana hukum Islam terkait penghancuran patung Budha di Afghanistan?"

Dalam benak saya, ini merupakan pertanyaan sensitif. Memang, dari pertanyaan-pertanyaannya, wartawan ini terkesan anti-Islam, tapi alhamdulillah ,sekarang dia sudah menjadi muslim.

Saya katakan kepada wartawan itu, “Saya kira kamu akan bertanya apa hukum muslim Afghanistan yang membunuh saudaranya yang sesama muslim. Ternyata yang kamu tanyakan hanyalah masalah batu. Nyawa orang Afghanistan bagi kalian tidak ada apa-apanya, batu lebih penting."

Lanjutku, "Afghanistan adalah wilayah yang sudah lama dihuni manusia. Islam masuk ke Afghanistan sejak 1400 tahun lalu. Selama 1400 tahun itu, sudah banyak orang shaleh, ulama, orang baik, orang berani, orang kuat, yang jauh lebih dari Taliban itu. Tapi tidak pernah ada yang menghancurkan tempat ibadah agama lain ataupun sesuatu yang disucikan oleh agama lain. Itu berarti, kasus ini tidak ada hubungannya dengan Islam dan Hukum Islam sedikit pun. Ini masalah politik. Jika masalah politik, saya tidak paham. Silakan kamu tanya ke mereka,” ujar saya kepada wartawan itu sambil menunjuk ke arah kerumunan para Menteri.

Beliau adalah Prof. Dr. Tawfik Ramadhan al-Buty. Cerita ini disampaikan kepada Ustadz Saief Alemdar di Kantor beliau. Beliau adalah Ketua Asosiasi Ulama Syam sekaligus Dekan Fakultas Shariah Universitas Damaskus. []

Comments