Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Ahmed Bukhatir​ Ternyata Seorang Penulis Novel Fantasy

Bismillah...


Mungkin selama ini kita cuma mengenal Ahmed Bukhatir sebagai seorang munsyid, dari nasyid-nasyidnya yang sudah sangat familiar ditelinga kita, seperti "Ya Akhiy.." (sudah sering diputar sebagai backsound sebuah acara siaran di radio Samarinda, bersama penyiar bersuara dramatis Satrio Herlambang) Nasyid Asyraqat Nafsi, Last Breath, Ommie dll., dan juga seorang sebagai seorang Qari Qur'an.

15882867
Ternyata dibalik suaranya yang khas dia adalah seorang penulis novel fantasy. Gak percaya? Sama awalnya saya juga begitu. Saya baru tahu setelah baca update terbaru biografinya di wikipedia, pada sub judul "books".

Disana ditulis "Bukhatir spoke at the 2014 Emirates Airline Festival of Literature, where he announced that in July he would be publishing an English-language fantasy novel under the pen name A A Bukhatir, entitled Dragon Boy and the Witches of Galza. The story follows a village boy who does not know that he is in fact a dragon.[25] He then leaves the village on an adventure that sees him meet with other supernatural character bla bla bla......".

Langsung saya terjemahkan: "Bukhatir pernah berkata di Festival Sastra Bandara Emirates 2014, bahwa pada bulan Juli nanti ia akan menerbitkan sebuah novel fantasi bahasa Inggris dengan nama pena A A Bukhatir, berjudul Dragon Boy and the Witches of Galza (Anak Naga dan Penyihir dari Galza). Mengisahkan seorang anak desa yang tidak tahu bahwa ia sebenarnya naga. Ia kemudian meninggalkan desa dalam sebuah petualangan yang membawa dia pada pertemuan dengan tokoh supernatural lainnya ketika ia mencoba untuk terhubung dengan identitas barunya."

Sinopsis (dari goodreads terjemahan GT)

Di sebuah desa kecil yang terletak di antara hutan angker dan gunung ajaib, hidup seorang penebang kayu tua bernama Aijou. Dijauhi oleh penduduk desa lainnya, ia berduka atas kematian istrinya dihargai dan menghabiskan hari-harinya yang sepi akan tentang karyanya hampir isolasi total. Dia tidak pernah bermimpi bahwa dalam sekejap hidupnya akan berubah sepenuhnya, dan bahwa keberanian dan kekuatannya akan diuji mendalam.

Semuanya dimulai tanpa sadar ketika Aijou kehilangan jalan di hutan ajaib. Putus asa mencari jalan kembali ke rumah, tiba-tiba ia bertemu dua peri kecil terlibat dalam pertempuran dengan Manusia Naga bernapas api. Tak diduga, peri menang dan dengan nafas terakhirnya naga sekarat
kembali ke bentuk manusia. Dia memohon Aijou untuk mengadopsi bayi laki-lakinya. Aijou setuju untuk tidak mengetahui bahwa bayi sebenarnya naga. Sejak saat itu, kehidupan Aijou tidak akan pernah sama. Dipenuhi dengan tekad, ia mencoba untuk melarikan diri hutan angker.

Tetapi untuk pulang, Aijou harus mendapatkan izin dari Penyihir jahat Galza. Dengan dua panduan peri, Aijou dan bayi naga berangkat untuk menemukan para
kawanan peri jahat. Ketika mereka akhirnya bertemu, penyihir menawarkan Aijou emurahan yang mengerikan dan ia harus memutuskan apakah dia akan menerima.



Ternyata, selain seorang munsyid dan qari', Ahmed Bukhatir punya bakaT seperti J.K. Rowling​, penulis novel Harry Potter.

Multitallent :)

Comments

BACA JUGA