Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Keajaiban Benih

Bismillah...


“Maka Terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau kamikah yang menumbuhkannya? Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan Dia hancur dan kering, Maka jadilah kamu heran dan tercengang.” (QS. Al-Waqi’ah : 63- 65)

Biji atau benih menempuh jalannya untuk melahirkan kembali jenis yang sama. Benih memulai perjalanannya seperti makhluk berakal yang memahami tahapan perjalanannya yang tak pernah keliru. Allah lah yang selalu mengawal langkahnya pada perjalanan yang menakjubkan.

أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَحْرُثُونَ (٦٣) أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ (٦٤) لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ (٦٥)

AGEN PENYEBARAN BIJI ALAMI

Berbagai penelitian telah membuktikan adanya interaksi antara tanaman dengan agen tertentu dalam mekanisme penyebaran bijinya. Agen pembantu penyebaran biji dapat berupa agen biotik maupun abiotik.
  • Biji alang-alang dan kapuk mudah tersebar pada wilayah yang sangat luas karena ditiup angin, dan mampu tumbuh pada tempat yang basah maupun kering karena biji alang-alang berbulu dan berambut. 
  • Wijen (Sesamum sp) memiliki bagian elasioma yang banyak mengandung lemak sehingga menarik serangga. Bagian ini akan dimakan sedangkan bagian yang keras akan dibenamkan dalam sarang atau dalam celah.
  • Burung tertarik memakan buah ceri karena warnanya yang menarik. Saat dimakan, bijinya akn jatuh dan tumbuh ditanah.burung mempunyai pengelihatan tetrakromatik yang dapat membedakan permukaan warna dalam kisaran ultraviolet (300-400) membuatnya lebih mudah mendeteksi buah-buahan yang tertutupi dedaunan.
  • Biji kelapa mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit sehingga dapat hanyut terbawa air dengan kualitas isi yang tetap terjaga.

SETELAH BENIH BERTEMU TANAH

Terkadang biji atau benih berdiam di tanah selama bertahun-tahuntanpa tumbuh dan tidak bergerak, sampai air turun padanya, lalu mulailah proses yang mengagumkan dan sarat mukjizat, yaitu proses pertumbuhan.

Sebagian benih memiliki kulit (sepatut benih) yang keras dan tidak tembuhs air secara sempurna. Tetapi, Allah membekali benih ini dengan lobang di bagian atas bennih. Lobang ini dikelilingi dengan unsure spon yang menyerap air, sehingga air dapat tembus melalui lubang tersebut dan sampai ke janin. Maha Suci Allah Yang Maha Sempurna CiptaanNya.

(Fityah edisi Februari)


Comments