Skip to main content

Featured

Metode Mutqin (Kuat) Hafalan Al-Qur'an Bagi Orang Yang “Sibuk”

Bismillah...Disarikan dari perbincangan via telepon antara penulis dengan Al Ustadz Al Fadhil Abdur Rahman Fadholi -Hafizhahullahu ta’alaa- tanggal 9 Sya’ban 1438 H.  Postingan ini agak panjang.  Jadi sebaiknya di simpan terlebih dahulu apabila memiliki ketertarikan untuk menyimak isinya.Beliau Al Ustadz adalah Juara MHQ Asia-Pasifik kelas 10 Juz 2017 yang baru selesai dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.  Murid Syaikh Abdul Karim Al Jazayri -Hafizhahullahu ta’alaa-, dan Pembina Ma’had Ibnu Katsir di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
------------------------------------------------------------------
Pertanyaan yang penulis ajukan adalah, “Bagaimana metode muroja’ah (mengulang hafalan) dan menambah hafalan Alqur’an bagi seseorang yang sibuk?” Kemudian beliau menanyakan kondisi penulis saat ini.  Setidaknya ada tiga hal yang beliau ingin ketahui, yaitu:- Kondisi kesibukan saat ini
- Jumlah hafalan yang pernah di hafal
- Jumlah hafalan yang sudah mutqin (menempel kuat)Pertam…

Mudahnya Membaca Al-Qur'an Melalui Google Glass

Bismillah...


Peter Gould, seorang pembuat aplikasi untuk Google Glass, memamerkan aplikasi Al Quran untuk kacamata canggih Google tersebut melalui laman Facebooknya, Jumat (27/3/2015), sebagaimana dikutip dari Arrahmah.com.

Dengan menggunakan aplikasi mushaf Al Quran di Google Glass yang sedang dikerjakannya, ia dapat membaca Al Quran dalam shalat tanpa perlu memegang mushaf Al Quran dalam genggamannya. Ia cukup mengenakan kacamata sembari melakukan gerakan shalat dan membaca surat-surat dari Al Quran.






Peter Gould Islamic Designer Google Glass


Hal itu pun menimbulkan debat di antara netizen karena kecanggihan Google Glass tersebut akan mengurangi motivasi kaum Muslimin untuk menghafal Al Quran, dan menjadi tergantung kepada aplikasi tersebut jika aplikasi tersebut diterapkan di masyarakat Muslim.

“Teman-teman, saya tidak akan mengambil aplikasi ini terlalu serius atau apapun sebagai pengganti menghafal dari Qu’ran.”

“Saya sadar itu akan menciptakan masalah misalnya secara teknis tentang suara dalam shalat, dan saya tidak menggunakannya ketika shalat – karena ini adalah percobaan.”

“Sebagai penggila gadget, saya hanya berpikir bahwa itu adalah hal yang keren untuk dieksplorasi, mungkin hal itu akan menyebabkan sesuatu yang baik atau seseorang jadilebih semangat belajar Qu’ran.”

“Ketika saya merancang beberapa aplikasi paling awal Al Quran untuk iPhone atau iPad, orang bertanya-tanya apakah hal itu diperbolehkan, atau apakah mereka perlu wudhu untuk memegang iPad atau iPhone?”(FaqihJauzy/arrahmah)

Comments

BACA JUGA