Skip to main content

Featured

I want to be like Him (Aku Ingin Seperti Dia)

Bismillah... Pada suatu hari, Aku terkena musibah. Ketika itu di sekolah, Adzan Dzuhur telah berkumandang, dan Aku yang saat itu berlarian bersama temanku menuju masjid tiba-tiba terpeleset ke kali kecil area sekolah karena tidak hati-hati. Aku mengalami cedera serius di bagian telinga dan harus dijahit. Aku pun dibawa ke rumah sakit.

Setelah pulang dari rumah sakit, Aku kembali ke sekolah untuk mengambil tas. Ternyata siang itu pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur’an) sudah dimulai, dan yang mengajar adalah seorang Ustadz lulusan Pondok Tahfizh. Sayang sekali, Aku tidak bisa mengikuti pertemuan pertama tersebut, karena Aku harus pulang.

Beberapa hari kemudian, luka jahitanku mulai pulih. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Hari itu adalah hari Ahad, Aku membuat janji dengan seorang temanku untuk berkunjung ke pondok Tahfidz kediaman ustadz pengajar BTA-ku. Di sana, kami diajak mengelilingi komplek pondok, bermain bola, nonton film islami, dan bahkan kami diajari memanah. Aku d…

Syiah Dalam Pandangan Sami Yusuf | Apakah Sami Yusuf Syiah?


Bismillah...

Di postingan sebelumnya, saya telah menjelaskan mengenai masalah apakah Sami Yusuf Syiah ataukah Sunni.

Suatu saat Sami Yusuf mengadakan sesi tanya jawab di laman facebook resminya. Ada ribuan pertanyaan yang terkirim dari para fansnya, dan hebatnya Sami begitu kuat membalas pertanyaan tersebut, meskipun tidak semuanya. Pertanyaan tersebut bermacam-macam dan bbanyak penanya yang puas dengan jawaban Sami Yusuf. Ada salah satu fans yang bernama UMM Ameer yang melontarkan pertanyaan menarik, yang menurut saya bisa menjadi bukti apakah Sami Yusuf Syi'ah atau bukan.

Salam Sami...

Inna fil Jannati” sebuah klip yang memukau... Pertanyaan saya adalah mengapa Anda merilis lagu ini pada saat ini sementara “Syi'ah dan Sunni” sedang berperang besar sekarang?”

Jawaban:

Yang terhormat Ummu Amir, 

Terimakasih untuk pertanyaan Anda yang baik. Keputusan untuk merilis “Inna fil Jannati” dibuat berbulan-bulan yang lalu  murni karena ia (lagu/sya'ir?) begitu tua dan, saya yakin, sangat indah sekali. Akan tetapi, saya juga dengan sengaja ingin menyentuh persoalan ini karena saya yakin kebanyaka Muslim (khususnya Muslim modern) telah tanpa sadar dibawa untuk mempercayai bahwa mencintai Ahlul Bait (yang wajib atas seluruh Muslim) adalah persoalan sekte. Ada pergerakan menyeluruh di luar sana yang mengobarkan sejenis retorika yang jelek dan berbahaya. Kita melihat akibatnya yang tak merugikan di depan mata (korban, permusuhan, pengrusakan warisan kita). Kebanyakan Muslim tidak sadar bahwa hubungan antara cabang-cabang Islam yang berbeda-beda ini adalah mentradisi, besar, jalin menjalin dan jauh lebih rumit dari apa yang tampak di mata di dunia dewasa ini. 

Tahukah Anda bahwa, misalnya, institut Sunni terpenting di dunia (al Azhar al Syarf) yang terdapat di Kairo dibangun oleh Muslim Syi'ah Ismailiyah. Atau bahwa ada kemungkinan yang sangat kuat bahwa Ibnu Sina atau Ibnu al Haitsami  pernah belajar di sekolah Ja'fary? Yang menarik, itu tidak diketahui oleh kebanyakan ulama/sarjana karena tak ada orang yang mau repot-repot bertanya. Mereka SEMUANYA Muslim dan diberkahi menjadi demikian. Tak ada yang pernah peduli mengajukan pertanyaan-pertanyaan demikian. Cerita demikian tak terhitung banyaknya. Juga, telah sering terjadi penikahan silang di antara cabang-cabang ini seperti yang dapat disaksikan di Irak, Suriah, dan lain-lain. Retorika sektarian dan sangat jelek ini tidak pernah ada dalam kejiwaan Muslim utama di dunia Muslim tradisional. Itu adalah hal baru dan berkobar karena geopolitik regional juga ideologi-ideologi (atau sekte-sekte) literalis dan drakoni yang dibuat beberapa ratus tahun yang lalu. Tujuan album ini adalah memperlihatkan sifat multihued dan tradisi musik Islami yang genius (milik kita bersama) dan menyajikan kontra-naratif terhadap ektrimisme (modern) yang kita hadapi, kalau bukan diadu, mengancam kesistensi kita sebagai satu ummat. Tuhan memberkahi Anda.

----

Jawaban diatas barangkali bisa menjadi bukti kuat, Apakah Sami Yusuf Syiah atau bukan. Sami masih menganggap Syiah bagian dari Muslim, dan itu adalah pernyataan Salah. Syiah adalah sekte menyimpang, dan sama sekali bukan ISLAM! Bagi para fans Sami Yusuf, waspadalah!




Comments