Di kalangan kita orang Indonesia, Adzan bisa dikategorikan sebagai salah satu adat yang benar-benar dilestarikan secara turun temurun dan memiliki nilai art dan heritage. Ini bisa dibuktikan dari fakta bahwa banyak dari kalangan ummat Islam yang berada di desa pelosok dan terpencil yang masih memiliki lagu yang merdu khas kakek buyut mereka ketika melantunkan adzan di masjid-masjid mereka, meskipun ada sebagian yang terdengar biasa-biasa saja. Itulah faktanya. Tetapi zaman semakin berkembang, orang-orang zaman semakin berinovasi dan menyukai hal-hal baru.
Saya akan bercerita sedikit tentang pengalaman saya semasa mondok di Pesantren dahulu. Di kampung saya sudah menjadi hal lumrah, bahwa lagu-lagu seperti yang saya sebutkan diatas (bagi yang tidak faham harap maklum hehe) adalah adzan yang paling indah, paling signifikan dan paling disukai oleh masyarakat, sehingga para muadzzin dikampung saya pun tidak memiliki pilihan lain selain lagu-lagu tersebut.
Pada suatu hari saat waktu Dzuhur tiba, saya memberanikan diri untuk menggunakan adzan Mishary Rasyid yang masih terbilang asing dan belum pernah ada seorang pun yang menggunakannya. Waktu itu saya baru-baru belajar adzan. Dengan modal suara yang lumayan tetapi agak sedikit nervous dan lagu adzan yang belum terlalu dikuasai (hehe), akhirnya saya nekad untuk berhasil mencapai bait terakhir. Sehabis shalat saya langsung ditegur oleh beberapa jamaah bahkan muadzzin untuk tidak menggunakan adzan tersebut, "Adzanmu itu masih aneh di telinga orang, ga usah dipake dulu!", padahal menurut saya adzan tersebut amzaing banget! Ada juga yang mengatakan "Adzanmu itu terlalu dilebay-lebaykan, ndak pinek-pinek suere mek!! (artinya: jangan terlalu dibuat-buat suaramu itu (sasak)).
Mendengar teguran dari orang-orang, saya merasa agak kecewa, tetapi saya berfikir mungkin saya belum terlalu menguasai adzan tersebut, atau telinga orang-orang masih belum terbiasa dengan hal-hal baru, tetapi saya tidak patah semangat. Saya terus belajar dari kakak-kakak senior (salah satunya sepupu saya yang bernama Firdaus, sure, he has a golden sound), saya terus mengasah kemampuan. Lama kelamaan adzan tersebut mulai digemari, ditiru oleh adik-adik kelas saya, bahkan muadzzin senior. It's so cool! Alhamdulillah. :)
Back to the topic, adzan termerdu yang pernah saya dengar adalah adzan milik Syaikh Mishary Rosyid Alafasy. Saya banyak terinspirasi dari beliau dalam hal ini. Beliau adalah seorang hafidz, qari', khatib, Imam, muadzzin, munsyid, dan beliau adalah orang yang fleksibel dan benar-benar menguasai bidang-bidang tersebut, khususnya dalam bidang Adzan. Dan kemungkinan anda kaget dengan judul artikel ini, tapi faktanya beliau memang benar-benar memiliki kurang lebih 20 versi lagu adzan yang berbeda-beda. Bagi kita mungkin masih terbilang woow dan masih banyak yang terdengar asing... coba dengar adzan-adzan berikut.
Menurut lagunya, adzan-adzan diatas akan saya kelompokkan menjadi beberapa maqam/versi.Versi Shoba, Nahawand, Bayyati, Lamy, Hijaz, Sika, Kurdi, Rast, Nawa, dan Ajmi
Download
1. Versi Shaba
Shaba 2014
Shaba 2014 2
Shaba 2014 Fajr
Shaba 2014 2 Fajr
2. Versi Nahawand
Nahawand 2010
Nahawand 2014
Nahawand 2014 Fajr
3. Versi Bayyati
Bayyati 2014
Bayyati 2014 Fajr
4. Versi Lamy
Lamy 2005
Lamy 2005 Fajr
5. Versi Hijaz
Hijaz 2010
Hijaz 2013
Hijaz 2014
Hijaz 2010 Fajr
Hijaz 2013 Fajr
Hijaz 2014 Fajr
6. Versi Sika
Sika 2014
Sika 2014 Fajr
7. Versi Kurd
Kurd 2008
Kurd Hi 2010
Kurd Mine 2010
Kurd Low 2010
Kurd 2014
Kurd Low 2010 Fajr
Kurd 2008 Fajr
Kurd 2014 Fajr
8. Versi Rast
Rast 2014
Rast 2014 Fajr
9. Versi Nawa
Nawa 2005
Nawa Atsar 2014
Nawa Atsar 2014 Fajr
.jpg)

akhi , link nya mati semua , cuma 1 yg aktif, mohon diupdate, thank you
ReplyDeleteAda di indonesia yang kemampuannya lebih dari mishary rashid dalam bidang tarik suara...mishary rashid adalah salah satu seseorang yg oleh allah diberi anugrah kemampuannya terlihat oleh banyak orang sehingga menjadi se tenar ini. Dia orang Beruntung.. Karna yang lebih dari dia pun ada..
ReplyDeleteQori
Hafidz
Khatib
Imam masjid besar
Munsyid
Alim
Allamah
Namun takdirnya berkata bahwa kemampuan emasnya hanya di nikmati oleh orang terdekat
Maaf,link downloadnya gak bisa di buka ya ahwan...
ReplyDelete